Pelatihan LaTeX, Standar Penulisan Karya Ilmiah Internasional

KABAR LTPS - Admin | 24/05/2013 | 1432 kali dibaca

Kuliah Perdana LaTeX

Kuliah Perdana LaTeX

Jum’at pon, 20 Rajab 1434. LTPS menggelar kuliah nonkurikuler perdana. Pelatihan mengolah dokumen menggunakan LaTeX. Sebuah program olah kata yang sudah memenuhi standar penulisan karya ilmiah internasional.

Banyak mahasiswa yang merasa kerepotan ketika membuat dokumen menggunakan Microsoft Office Word. Masalah pengaturan halaman, penomoran persamaan, dan penomoran gambar merupakan masalah utamanya. Belum lagi tampilan persamaan pada versi 2007 ke atas yang tidak sesempurna keluaran 2003. Hal semacam ini sangat lazim dialami oleh mahasiswa yang tengah mengerjakan tugas akhir. Ketika pada karyanya memuat banyak persamaan dan banyak gambar. Dia harus menyisipkan beberapa gambar atau persamaan, maka bisa dibayangkan betapa repotnya ia harus mengubah nomor-nomor persamaan selanjutny. Belum lagi mengubah daftar isi. Sangat merepotkan. Padahal esensi terpenting dari tugas akhir adalah isi dari penelitian bukan pada pennulisannya. Bukan berarti penulisan itu tak penting, sangat penting malah. Tapi tidak seharusnya mahasiswa masih berkutat pada format tata letak penulisan.

LaTeX, adalah jalan keluar dari kejahiliahan ini. Dengan LaTeX kita tak perlu lagi dipusingkan dengan pengaturan tata letak penulisan. Kita cukup berkonsentrasi pada isi peneletian kita saja. Kita masukan semua tulisan yang akan kita muat dalam karya kita. Nanti biar LaTeX yang mengkonversi sendiri tata letaknya. Dan hasilnya pun jauh lebih rapih dan indah bila dibandingkan hasil Ms. Word. Ketika akan menyisipkan persamaan/gambar baru, tinggal disisipkan saja, nanti LaTeX akan menyesuaikan sendiri. Hebat kan.?

Bagi mahasiswa yang berminat, silahkan segera merapat ke pangkalan LTPS setiap hari Jum’at mulai Pkl. 15.30 WIB. Belum terlambat, kuliah diadakan beberapa sesi. Kuliah akan didesain berbasis komunitas dan bernafaskan kekeluargaan. Tidak ada biaya dalam kuliah ini, alias GRATISSSS… Peserta yang membutuhkan sertifikat cukup dikenakan biaya Rp. 5.000 saja.

Jadi mari kita belajar dan berkembang bersama. []

Diarsip dalam: Berita, Pengumuman |